Archive

Posts Tagged ‘jabon’

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon

June 27th, 2012

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon Berkualitas Tinggi

 

Dari segi tekstur, mungkin orang awam akan memandang bahwa kayu jabon adalah kayu jati. Dilihat sekilas mungkin mirip, hal itu didasarkan pada tekstur kayu jabon yang sudah mengkilap pada awalnya. Namun, perlu diketahui beberapa ciri khas kayu jabon yang dapat dijadikan pilihan industri kayu olahan terbaik, diantaranya adalah:

1. Tekstur fisik kayu jabon yang berbentuk silindris lurus.

2. Tekstur kayu berserat sangat halus dan menghasilkan bubuk kayu dalam jumlah minimal.

3. Bentuk permukaan luar yang mengkilap, mirip dengan kayu jati pada umumnya.

4. Berwarna putih kekuningan apabila dikupas lebih dalam.

5. Batang kayu jabon sangat mudah untuk dikupas.

6. Arah serat kayu lurus dan saling berpadu.

7. Apabila dirasakan tekstur luarnya menggunakan telapak tangan, maka tidak akan ditemukan kayu-kayu halus tajam yang dapat menusuk kulit luar telapak tangan.

8. Lebih mudah untuk dikeringkan.

 

Ciri-ciri tersebut dapat ditemukan pada bahan dasar kayu jabon yang masih alami; kemudian apabila kayu jabon sudah menjadi produk olahan, dapat dilihat bahwa kayu jabon memiliki sudut kupasan yang cukup lebar, sebesar 920. Sedangkan kedalam kupasan dapat mencapai 1.5 mm, keunikan tersendiri dari kayu jabon menjadikan jenis kayu tersebut banyak diminati oleh para pebisnis serta investor produk-produk mebel nasional dan internasional. Selalu mengutamakan kualitas bahan selalu menjadi factor utama dalam keunggulan sebuah bisnis.

 

Kayu Jabon , , ,

Perbandingan Sengon Dengan Jabon

July 6th, 2010

Perbandingan Sengon Dengan Jabon– Kami dapat menyimpulkan jabon jauh lebih unggul dibandingkan dengan sengon/albasia, itu terbukti dari jabon yang kami miliki. Dengan selisih umur kurang lebih 2 tahun lebih 2 bulan jabon memiliki ketinggian yang sama dengan sengon yang sudah berusia kurang lebih 3 tahun. Itu sebabnya kami mengajak bagi para investor/petani yang dulu mengembangkan tanaman sengon untuk mengganti mengembangkan tanaman jabon, karena jabon jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan sengon/albasia.

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Budidaya Jabon , , , , ,

Pemasaran Kayu Jabon

June 28th, 2012

Pemasaran kayu jabon merupakan salah satu hal yang masih banyak ditakutkan oleh mereka yang hendak melakukan investasi kayu jabon tersebut. Hal ini karena mereka takut setelah memasuki masa panen, pohon jabon mereka tidak laku di pasaran.

Ketakutan seperti ini tentu saja tidak beralasan. Sebab, dengan mengenal karakter pohon Jabon secara keseluruhan, kita tidak perlu merasa khawatir bahwa tanaman jabon yang kita pelihara tidak akan laku di pasaran.

Sebab, pada saat ini kebutuhan akan kayu di berbagai sektor industri selalu saja meningkat. Hal ini seiring dengan adanya peraturan pemerintah yang mempersempit peluang untuk menggunakan tanaman kayu hasil hutan alam sebagai bahan baku industri.

Selain itu, adanya perubahan orientasi masyarakat dalam memilih jenis kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku berbagai peralatan rumah tangga mereka. Di masa lalu, banyak masyarakat yang memilih kayu keras seperti jati untuk membuat beberapa perlengkapan rumah tangga seperti lemari atau meja dan kursi.

Namun, seiring perkembangan jaman, masyarakat kini lebih menyukai jenis kayu ringan yang awet seperti Jabon. Hal ini karena perlengkapan yang terbuat dari bahan kayu keras cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan. Selain itu dari sisi harga, kayu keras seperti jati cenderung lebih mahal daripada jenis kayu jabon.

Di sisi lain, ketersediaan kayu hasil hutan alam juga cenderung menurun secara drastis. Akibatnya, industri besar mulai beralih memanfaatkan kayu hasil hutan rakyat sebagai sumber bahan baku mereka. Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan berbasis kayu yang memindahkan lokasi usaha mereka Kalimantan ke pulau Jawa atau Sumatera.

Padahal, Kalimantan merupakan salah satu kawasan yang memiliki hutan alam terbesar di Indonesia bahkan dunia. Regulasi pemerintah yang membatasi penebangan kayu hasil hutan alam, menyebabkan pasokan untuk industri kayu semakin menurun volumenya dari waktu ke waktu. Padahal, industri seperti kayu lapis harus tetap beroperasi.

Cara yang ditempuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan kayu hutan budidaya. Salah satunya adalah kayu Jabon. Kayu jabon disukai karena memiliki karakter yang cukup baik sebagai bahan dasar pembuatan kayu lapis.

Salah satunya karena kayu jabon memiliki warna yang lebih putih sehingga cocok sebagai lapisan muka kayu lapis.

Selain industri kayu lapis, kayu Jabon juga bisa dimanfaatkan untuk beberapa sektor industri lain. Misalnya industri pembuatan bubur kertas, yang menyukai kayu Jabon sebagai bahan dasar industri tersebut. Hal ini karena hasil olahan kayu Jabon mampu menghasilkan bubur kertas yang warnanya lebih putih, sehingga tidak perlu lagi ditambahkan zat pemutih. Tentu saja biaya produksi yang harus dikeluarkan dalam pembuatan bubur kertas bisa ditekan seminimal mungkin.

Industri mebel juga termasuk salah satu industri yang sangat menyukai kayu Jabon sebagai bahan bakunya. Karena dengan menggunakan kayu jabon, mebel yang dihasilkan cenderung lebih artistik, ringan namun kuat. Sehingga mebel yang dibuat bisa lebih mudah untuk dibawa atau dipindah. Inilah yang membedakan dengan mebel yang terbuat dari kayu keras yang cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan.

Dengan adanya fakta di atas, kiranya pemasaran kayu jabon di masa mendatang bukan lagi sesuatu hal yang sulit untuk dilakukan. Apalagi, kebutuhan akan kayu hasil hutan rakyat akan semakin meningkat di masa mendatang. Kondisi ini sebagai imbas dari regulasi pemerintah yang semakin membatasi penggunaan hutan alam sebagai bahan baku industri.

Budidaya Jabon , , ,

Proses Pembuatan Lahan Penyemaian Biji Jabon

September 28th, 2010
  1. media yang sudah siap ditabur benih jabon
  2. sebelum benih jabon ditabur harus dijemur terlebih dahlulu
  3. jabon usia 28 hari
  4. penyiapan lahan tempat sosis bibit jabon
  5. proses pembuatan sosis bibit jabon
  6. penataan sosis bibit jabon di bedeng sapih
  7. proses pemindahan bibit jabon di media semai ke media sosis
  8. setelah bibit tertanam pada media sosis sebaiknya ditutup dengan menggunakan paranet
  9. bibit jabon usia 8 hari pada media sosis
  10. bibit jabon usia 25 hari pada media sosis, bibit yang telah usia 25 hari pada media sosis siap untuk dipindahkan ke media pembesaran
  11. proses pengepakan

Proses Penanaman Bibit Jabon Yang Ideal

Benih Jabon, Bibit Jabon, Budidaya Jabon , ,

Jabon

March 18th, 2010

Jabon sekarang menjadi sangat populer, banyak sekali yang membuat tumbuhan jabon populer, diantarnya dikarenakan pohon sengon mulai dihinggapi oleh beberapa penyakit seperti tumor karat.

Apa saja kelebihan jabon?

Banyak sekali kelebihan jabon dibanding dengan pohon kayu lain misalnya kita bandingkan dengan sengon, diantaranya

  1. daunnya tidak disukai ternak, sehingga tidak perlu khawatir terjadi pencurian daun
  2. daun jabon akan rontok sendiri, itu akan membuat kayu jabon lurus rata ke atas tidak ada benjolan
  3. selperti sebutkan di atas, tidak dihinggapi tumor karat
  4. kayu jabon juga lebih banyak manfaatnya dibanding kayu sengon, lebih banyak diserap oleh banyak industri diantaranya kayu lapis, industri meubel, Tripleks, pulp, Papan, produsen peti buah, Alas sepatu, mainan anak-anak dan korek api
  5. perawatan lebih mudah
  6. dapat bertumbuh di berbagai jenis tanah seperti; tanah liat, tanah lempung atau pun tanah berbatu
  7. pertumbuhan lebih cepat
  8. siap panen di umur 4 tahun ataupun 5 tahun

Kami menyediakan bibit jabon beberapa ukuran, silahkan hubungi kami 081326374376 (CP. Bpk Agus) atau (0294) 452301 boleh juga datang langsung ke kantor kami yang berlokasi di Jl. Pasar no. 14 Sukorejo – Kendal, Jawa Tengah CV. Rizki Dunia

Di bawah ni tulisan dari blog sebelah mengenai Jabon
Merupakan salah satu jenis kayu / pohon yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ekologi tumbuh pada :

Ketinggian : 10-2000m dpl
Curah hujan : 1250-3000m/th
Perkiraan suhu :100 C – 400 C
Kondisi tanah (PH) :4,5 – 7,5.

Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya, termasuk albasia (sengon). Dari hasil uji coba yang telah kami lakukan, keunggulan tanaman jabon dapat diuraikan dari beberapa kriteria, diantaranya sebagai berikut :

· PERTUMBUHAN
Pertumbuhan pohon jabon sangat cepat bila dibandingkan dengan jenis kayu keras lainnya :

1. diameter batang dapat tumbuh berkisar 10cm/th
2. tinggi batang pada usia 12 tahun dapat mencapai 20 meter, sehingga pada usia 6-8 tahun sudah dapat dipanen.

· BATANG
1. Berbatang silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus
2. Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok sendiri

· PENANAMAN dan PERAWATAN
Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang dan tidak memerlukan perlakuan khusus dalam budidayanya.
· PEMASARAN
Karena jenisnya yang berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat seratnya, maka kayu jabon sangat dibutuhkan pada industri kayu lapis (plywood), bahan baku meubel dan furniture, serta bahan bangunan non kontruksi. 

Keunggulan inilah yang membuat pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan, bahkan industri kayu lapis siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas.

· NILAI EKONOMIS

Budidaya tanaman jabon akan memberikan berbagai keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada tanaman jabon setelah dipanen pada usia 8-10 tahun (asumsi harga terendah, dan batang terkecil) pada setiap batang kayu jabon diperoleh :

– tinggi batang yang bisa terjual rata-rata 12m
– diameter batang rata-rata 30 cm

Maka dari tiap batang pohon jabon menghasilkan kayu yang bisa dijual sebanyak 1,5 kubik, sedangkan harga perkubik saat ini Rp 1.000.000,00
Sehingga harga terendah 1 batang pohon jabon usia 8-10 tahun minimal seharga Rp 1.500.000,00

· INFORMASI
Harga kayu jabon perkubik pada tahun 2009 :
1.middle 30-39 Rp 1.000.000
2.middle 40-49 Rp 1.100.000
3.middle 50 up Rp 1.200.000

Harga ini diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan / permintaan yang semakin bertambah tiap tahunnya, sedangkan persediaan kayu jabon semakin lama semakin terbatas.

Dalam 1 Ha lahan, dapat ditanam sebanyak 500 batang bibit jabon dengan jarak 4×5 m.

Bibit Jabon, Kayu Jabon , , , ,