Archive

Posts Tagged ‘jabon kendal’

Benih Jabon Usia 28 hari

August 15th, 2010

Berikut adalah foto-foto taburan benih jabon usia 28 hari, selain melihat gambar ini anda juga bisa langsung datang ke lokasi penyemaian bibit jabon kami untuk melihat secara langsung. Selain ada bibit jabon kami juga menyediakan bibit sengon. Anda bisa datang ke tempat kami  ( Kendal ) untuk melihat-lihat dulu, tidak harus beli .. hehehe

Foto Benih Jabon di bawah ini versi kecil dari ukuran gambar sebenarnya demi mempermudah tampil di website, jika anda tertarik melihat foto ukuran aslinya (dengan dpi yang lebih besar) bisa menghubungi kami.

Benih Jabon, Bibit Jabon , , ,

Pemasaran Kayu Jabon

June 28th, 2012

Pemasaran kayu jabon merupakan salah satu hal yang masih banyak ditakutkan oleh mereka yang hendak melakukan investasi kayu jabon tersebut. Hal ini karena mereka takut setelah memasuki masa panen, pohon jabon mereka tidak laku di pasaran.

Ketakutan seperti ini tentu saja tidak beralasan. Sebab, dengan mengenal karakter pohon Jabon secara keseluruhan, kita tidak perlu merasa khawatir bahwa tanaman jabon yang kita pelihara tidak akan laku di pasaran.

Sebab, pada saat ini kebutuhan akan kayu di berbagai sektor industri selalu saja meningkat. Hal ini seiring dengan adanya peraturan pemerintah yang mempersempit peluang untuk menggunakan tanaman kayu hasil hutan alam sebagai bahan baku industri.

Selain itu, adanya perubahan orientasi masyarakat dalam memilih jenis kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku berbagai peralatan rumah tangga mereka. Di masa lalu, banyak masyarakat yang memilih kayu keras seperti jati untuk membuat beberapa perlengkapan rumah tangga seperti lemari atau meja dan kursi.

Namun, seiring perkembangan jaman, masyarakat kini lebih menyukai jenis kayu ringan yang awet seperti Jabon. Hal ini karena perlengkapan yang terbuat dari bahan kayu keras cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan. Selain itu dari sisi harga, kayu keras seperti jati cenderung lebih mahal daripada jenis kayu jabon.

Di sisi lain, ketersediaan kayu hasil hutan alam juga cenderung menurun secara drastis. Akibatnya, industri besar mulai beralih memanfaatkan kayu hasil hutan rakyat sebagai sumber bahan baku mereka. Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan berbasis kayu yang memindahkan lokasi usaha mereka Kalimantan ke pulau Jawa atau Sumatera.

Padahal, Kalimantan merupakan salah satu kawasan yang memiliki hutan alam terbesar di Indonesia bahkan dunia. Regulasi pemerintah yang membatasi penebangan kayu hasil hutan alam, menyebabkan pasokan untuk industri kayu semakin menurun volumenya dari waktu ke waktu. Padahal, industri seperti kayu lapis harus tetap beroperasi.

Cara yang ditempuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan kayu hutan budidaya. Salah satunya adalah kayu Jabon. Kayu jabon disukai karena memiliki karakter yang cukup baik sebagai bahan dasar pembuatan kayu lapis.

Salah satunya karena kayu jabon memiliki warna yang lebih putih sehingga cocok sebagai lapisan muka kayu lapis.

Selain industri kayu lapis, kayu Jabon juga bisa dimanfaatkan untuk beberapa sektor industri lain. Misalnya industri pembuatan bubur kertas, yang menyukai kayu Jabon sebagai bahan dasar industri tersebut. Hal ini karena hasil olahan kayu Jabon mampu menghasilkan bubur kertas yang warnanya lebih putih, sehingga tidak perlu lagi ditambahkan zat pemutih. Tentu saja biaya produksi yang harus dikeluarkan dalam pembuatan bubur kertas bisa ditekan seminimal mungkin.

Industri mebel juga termasuk salah satu industri yang sangat menyukai kayu Jabon sebagai bahan bakunya. Karena dengan menggunakan kayu jabon, mebel yang dihasilkan cenderung lebih artistik, ringan namun kuat. Sehingga mebel yang dibuat bisa lebih mudah untuk dibawa atau dipindah. Inilah yang membedakan dengan mebel yang terbuat dari kayu keras yang cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan.

Dengan adanya fakta di atas, kiranya pemasaran kayu jabon di masa mendatang bukan lagi sesuatu hal yang sulit untuk dilakukan. Apalagi, kebutuhan akan kayu hasil hutan rakyat akan semakin meningkat di masa mendatang. Kondisi ini sebagai imbas dari regulasi pemerintah yang semakin membatasi penggunaan hutan alam sebagai bahan baku industri.

Budidaya Jabon , , ,

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon

June 27th, 2012

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon Berkualitas Tinggi

 

Dari segi tekstur, mungkin orang awam akan memandang bahwa kayu jabon adalah kayu jati. Dilihat sekilas mungkin mirip, hal itu didasarkan pada tekstur kayu jabon yang sudah mengkilap pada awalnya. Namun, perlu diketahui beberapa ciri khas kayu jabon yang dapat dijadikan pilihan industri kayu olahan terbaik, diantaranya adalah:

1. Tekstur fisik kayu jabon yang berbentuk silindris lurus.

2. Tekstur kayu berserat sangat halus dan menghasilkan bubuk kayu dalam jumlah minimal.

3. Bentuk permukaan luar yang mengkilap, mirip dengan kayu jati pada umumnya.

4. Berwarna putih kekuningan apabila dikupas lebih dalam.

5. Batang kayu jabon sangat mudah untuk dikupas.

6. Arah serat kayu lurus dan saling berpadu.

7. Apabila dirasakan tekstur luarnya menggunakan telapak tangan, maka tidak akan ditemukan kayu-kayu halus tajam yang dapat menusuk kulit luar telapak tangan.

8. Lebih mudah untuk dikeringkan.

 

Ciri-ciri tersebut dapat ditemukan pada bahan dasar kayu jabon yang masih alami; kemudian apabila kayu jabon sudah menjadi produk olahan, dapat dilihat bahwa kayu jabon memiliki sudut kupasan yang cukup lebar, sebesar 920. Sedangkan kedalam kupasan dapat mencapai 1.5 mm, keunikan tersendiri dari kayu jabon menjadikan jenis kayu tersebut banyak diminati oleh para pebisnis serta investor produk-produk mebel nasional dan internasional. Selalu mengutamakan kualitas bahan selalu menjadi factor utama dalam keunggulan sebuah bisnis.

 

Kayu Jabon , , ,

Jabon Super Dengan Pengkerdilan

December 30th, 2011

Investasi Jangka Panjang Dengan Kayu Jabon


Dewasa ini, kayu jabon sudah mulai banyak dikenal dikalangan masyarakat. Banyak pengusaha yang tertarik dengan usaha penanaman kayu ini karena mereka ingin mendapatkan banyak keuntungan dari penanaman kayu jabon ini. Apabila anda seorang petani, sebaiknya anda mencoba peruntungan anda di bisnis kayu jabon ini. Banyak petani menengah kebawah yang sukses dengan investasi kayu jabon ini. Investasi kayu jabon merupakan salah satu investasi yang aman dan cepat mendapatkan keuntungan karena daya hidup pohon yang cepat.

Saat ini, banyak orang yang memilih kayu jabon untuk investasi jangka panjang mereka. Apabila anda ingin mendapatkan investasi untuk 5 – 6 tahun kedepan anda, anda dapat memilih jenis investasi ini. Anda dapat memanen pohon ini dengan jangka waktu 5 – 6 tahun karena daya tumbuh pohon ini relatif cepat. Namun demikian, pohon jabon juga dapat menjadi investasi jangka panjang karena kayu ini akan sangat baik apabila ditanam dalam jangka waktu yang cukup lama. Apabila anda menanamnya dengan jangka waktu 5 tahun keatas anda akan mendapatkan tekstur kayu yang lebih kuat dan lebih besar.

Dengan maraknya penanaman kayu jabon, banyak petani ataupun pengusaha yang bergerak dalam bidang agrobisnis yang ingin mendapatkan bibit kayu jabon. Anda boleh mencoba hasil dari pengembangbiakan tanaman jabon yang dikerdilkan.


Untuk anda yang membeli jabon dalam jumlah banyak dan masih menunggu waktu untuk penanaman, kami sarankan anda mempunyai tempat penampungan sementara yang memadai. Air yang cukup untuk penyiraman saat bibit berada di penampungan sementara, serta pelindung bibit dari kepanasan oleh sinar  matahari jika memang diperlukan. sebaiknya anda persiapkan terlebih dahulu agar resiko kematian bibit bisa teratasi. Hal penting yang paling utama adalah adanya pengairan yang cukup untuk penyiraman jika memang jangka waktu penanaman masih lama. Lebih bagus lagi jika anda sudah mempersiapkan lahan untuk penanaman, dari peersiapan lubang tanam serta pemberian pupuk sehingga bibit tanaman jabon yang anda beli bisa secepatnya anda tanam dan tidak kelamaan saat berada dalam penampungan sementara baru kemudian anda persiapkan bibit jabon yang sudah siap tanam.

Bibit Jabon , , , , , ,

Jabon Mudah Beradaptasi

February 13th, 2012

Cara Penanaman Jabon Dilahan Gambut.

 

Sekilas cara penanaman jabon dilahan gambut ini kami sajikan  karena Banyak sekali rekan rekan yang menanyakan kepada kami tentang jabon dilahan gambut.

Apakah jabon bisa ditanam di lahan gambut..?

Mari kita cari tahu agar kita tidak ragu lagi untuk menenam jabon. Sebenarnya jabon termasuk tanaman yang mudah tumbuh seperti halnya tanaman sengon, mahoni dan juga tanaman kayu lain. Jabon juga dapat tumbuh pada tanah peralihan antara rawa dan tanah kering .jabon juga banyak ditemukan dan tubuh subur pada tepian sungai. Dengan begitu jabon bisa kita kategorikan sebagai tanaman yang mudah beradaptasi dan toleransi terhadap lingkungan.

Setelah berjalan di daerah yang tanahnya mengandung gambut di daerah kalimantan barat  kami sengaja mencari tanaman kayu yang mampu tumbuh dilahan gambut. Beberapa tanaman yang tumbuh subur yang kami perhatikan lebih dalam diantaranya adalah tanaman akasia dan  sengon.  Kedua tanaman itu dapat bertahan dan tumbuh dilahan yang masih mengandung gambut yang mempunyai tingkat keasaman.

Beberapa tahapan yang harus kita lakukan antara lain sebagai berikut

Pembersihan lahan .

Pemebersihan lahan gambut dari kayu liar ataupun kayu lain yang ada pada lahan yang akan ditanami jabon sehingga tidak mengganggu proses penanaman perawatan serta pertumbuhan jabon itu sendiri.

 

Photobucket

 

Untuk bembersihan lahan gambut biasanya dilakukan pembabatan dan juga  penebangan yang kemudian dilanjutkan dengan  pembakaran. Pembakaran harus hati- hati dan diawasi agar tidak merambat yang bisa mengakibatkan kebakaran hutan.

 

Pembuatan Parit Sebagai Drainase

Pembuatan parit ini sudah lazim dilakukan didaerah luar jawa seperti halnya kalimantan barat yang sempat kami singgahi. Parit sangatlah penting untuk pembuangan ataupun drainase agar lahan tidak terendam.

 

Photobucket

 

Karena sifat lahan gambut ini sangat menyerap air jika tidak ada drainase yang bagus untuk pembuangan air maka  lahan tidak bisa kering . Parit yang membujur disisi kanan dan kiri lahan sangat diperlukan.  Parit itu untuk peresapan sehingga  air yang ada pada tengah lahan dapat mengalir dan juga untuk mengalirkan air hujan yang bisa menggenangi lahan. Kedalaman dan lebar parit bisa disesuaikan. Jika parit itu berkedalaman 2 meter maka lahan yang bisa kering karena resapan dariparit kurang lebih bisa sedalam 1m.  Dengan begitu bagian atas lahan yang ingin kita tanami jabon sudah tidak terendam air lagi karena adanya drainase tersebut.Lebar parit 1meter dengan kedalam 2 meter sudah bisa untuk peresapan lahan seluas kurang lebih 2 ha yang dibuat memanjang  pada kanan dan kiri lahan tersebut. Penduduk yag tinggal di daerah kalimantan ataupun daerah luar jawa pasti lebih paham tentang pembuatan parit sebagai drainase ini karena jika kami perhatikan di setiap batas lahan satu dengan lainnya sudah banyak yang dibuatkan parit .

Jarak tanam

Jarak tanam sama saja seperti halnya penanaman di daerah yang tidak mengandung gambut yaitu 4 x4  dengan lubang tanaman 40 cm x 40 cmx 40 cm atau bisa juga dengan kedalam 60 cm. Atau bisa juga dengan memilih  jarak tanam yang lain jika diperlukan untuk tumpang sari. Salah satu tanaman yang bisa kita jadikan tumpang  sari salah satunya bisa dengan menanam jahe merah. Sepertinya jahe merah yang sekarang ini banyak digunakan sebagai obat juga mempunyai harga jual yang bagus atau  boleh juga dengan tanaman lainnya.

Pesiapan Pelubangan untuk penanaman jabon.
Pada lahan gambut yang belum dibuatkan parit untuk drainase maka saat pelubangan pada areal lahan untuk persiapan penanaman akan  timbul air yang menggenang dari dalam tanah.

 

Photobucket

Salah satu akibat dari tidak adanya drainase yang bagus pada lahan gambut yang masih tergenang air bisa kita lihat pada gambar diatas. Jika tanah gambut belum dibuatkan parit sebagai penyerapan ataupun drainase maka pada saat penggalian lubang tanam akan timbul air dari lubang tersebut yang menggenangi.
Maka parit yang fungsinya sebagai resapan sangatlah berguna. Setelah pembuatan parit maka lubang tanaman tidak lagi tergenangi air sehingga proses selanjutnya bisa dijalankan.

 

 

Perawatan.

Untuk perawatan bertahap setelah penanaman adalah pemupukan. Pemupukan jabon pada lahan gambut ini sama juga seperti penanamn jabon pada tanah merah tetapi saat pemupukan  bisa ditambah dengan tapak timbun jika memang diperlukan yang gunanya menahan pupuk agar tidak terbawa air saat hujan. Jangka waktu pemupukan juga sama. Kita bisa melakukan pemupukan 2 atau 3 kali dalam satu tahun dengan menggunakan pupuk kandang.

Semoga apa yang kami sampaikan ini dapat membantu bagi para peminat tanaman  jabon khususnya didaerah diluar jawa, seperti kalimantan dan daerah lainnya yang stuktur tanahnya mengandung gambut.

 

Selamat menanam jabon dan semoga mendapatkan hasil yang memuaskan sebagai investasi anda. Semoga postingan ini bisa bermanfaat dan juga bisa memberikan jawaban seperti yang anda harapkan.

Budidaya Jabon , , , , , , , ,