Archive

Posts Tagged ‘jabon kendal’

Benih Jabon Usia 28 hari

August 15th, 2010

Berikut adalah foto-foto taburan benih jabon usia 28 hari, selain melihat gambar ini anda juga bisa langsung datang ke lokasi penyemaian bibit jabon kami untuk melihat secara langsung. Selain ada bibit jabon kami juga menyediakan bibit sengon. Anda bisa datang ke tempat kami  ( Kendal ) untuk melihat-lihat dulu, tidak harus beli .. hehehe

Foto Benih Jabon di bawah ini versi kecil dari ukuran gambar sebenarnya demi mempermudah tampil di website, jika anda tertarik melihat foto ukuran aslinya (dengan dpi yang lebih besar) bisa menghubungi kami.

Benih Jabon, Bibit Jabon , , ,

Mebel Hasil Olahan Kayu Jabon

July 1st, 2011

Salam sejahtera dan kabar gembira bagi rekan-rekan rimbawan seantero penjuru tanah air pada khususnya, kami CV. Rizki Dunia selaku pengembang bibit tanaman jabon berusaha untuk menjawab apa yang selama ini menjadi pertanyaan rekan-rekan rimbawan semua tentang kegunaan dari kayu jabon itu sendiri. Setelah kami berhasil melakukan inovasi bibit jabon dengan sistem pengkerdilan bibit jabon. Dan kini Kami kembali menghadirkan inovasi hasil olahan dari kayu jabon itu sendiri yang kami olah menjadi mebel dengan ornamen ukir-ukiran dengan menggunakan kayu jabon sebagai bahan baku mebel tersebut dengan bantuan tangan orang-orang yang memiliki keahlian seni ukir yang hasilnya sangat menakjubkan.   Kami mencoba untuk membuktikan bahwa kayu jabon tidak hanya dapat dijual ke perusahaan-perusahaan besar dengan kapasitas jumlah kayu yang cukup besar pula tapi dapat di manfaatkan sebagai bahan baku mebel. Kami CV. Rizki Dunia selaku pengembang bibit tanaman jabon telah membuktikan dengan mengolah kayu jabon menjadi mebel yang sangat bagus dengan penampilan ukir-ukiran. Tidak semua kayu lunak sejenis/segolongan kayu jabon dapat digunakan sebagai mebel dengan ornamen ukir-ukiran seperti yang dapat

dilakukan pada kayu jabon itu sendiri semisal contoh kayu sengon, kayu sengon sekalipun mungkin dapat diukir kami yakin tidak akan pernah mendapatkan hasil seperti halnya kayu jabon bahkan mungkin tidak akan pernah bisa!. Kayu Jabon selain diukir juga dapat menerima pewarna kayu dengan sempurna tidak ubahnya kayu keras semisal jati dan mahoni. Itu semua kami coba kasih tahu dan kami perlihatkan lewat gambar-gambar di Blog kami ini. Secara penampilan hasil olahan dari kayu jabon yang kami jadikan mebel tidak kalah dengan hasil ukir-ukiran dari kayu keras lainya dan dari segi kekuatan kontruksi mebel juga tidak diragukan lagi. Dari gambar-gambar yang ada disitu kami menampilkan contoh yang telah kami olah dengan sempurna dan yang masih belum kami olah secara sempurna/tanpa pewarna kayu dengan alasan rekan-rekan juga tahu hasil mentah dari mebel yang kami olah. Kemarin tepatnya pada tanggal 30 juni 2011 kami bekerja sama dengan DINAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN KAB. KENDAL mengikuti pameran yang diadakan setiap satu tahun sekali di kabupaten kami dengan menampilkan mebel hasil olahan kayu jabon.  Kami sangat bangga karena mendapatkan apresiasi yang sungguh luar biasa dari masyarakat kendal pada khususnya dan Bupati kendal Ibu dr. Hj.WIDYA KANDI SUSANTI, MM juga memberikan apresiasi serta dukungan pengembangan jabon dikabupaten kendal yang didampingi KEPALA DINAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN KAB. KENDAL Ibu Ir. SRI PURWATI, M.SI dan KASI RKHL Bapak  CATUR SUPENO, S.HUT untuk mengembangkan jabon di kab. kendal pada khususnya karena telah mengetahui dan mengerti bahwa kayu jabon dapat diolah menjadi mebel yang sangat menarik dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk masyarakat kendal pada khususnya.  Jadi untuk rekan-rekan rimbawan yang ada tidak perlu lagi khawatir akan penjualan dari hasil kayu jabon itu sendiri karena tidak harus dengan jumlah yang besar untuk  menjual kayu tersebut..

MASIHKAH ANDA RAGU UNTUK MENGEMBANGKAN JABON SETELAH KAMI DAPAT MEMBUKTIKANYA !!!

1. MEJA DARI KAYU JABON  DENGAN MENGGUNAKAN PEWARNA KAYU

 

 

 

 

 

 

2.  MEJA DARI KAYU JABON  DENGAN MENGGUNAKAN WARNA ASLI TANPA PEWARNA KAYU

Pameran Mebel Kayu Jabon di PSPP Kendal

Bpk. Catur Supeno, S. Hut selaku kasi rkhl Dinas Pertanian dan Kehutanan Kab. Kendal saat mencoba kenyamanan dankualitas kontruksi kursi dari kayu jabon

Foto bersama dengan Bpk. Catur Supeno, S. Hut yang sangat mendukung dan akan menyosialisasikan kepada masyarakat kendal tentang kayu jabon.

Ibu dr. Hj. Widya Kandi Susanti, MM selaku Bupati kendal yang sedang mencoba mengamati meja hasil olahan dari kayu jabon.
Ibu dr. Hj. Widya Kandi Susanti, MM sedang mendapatkan penjelasan kwalitas dari bibit jabon dari hasil proses pengkerdilan produk kami dari Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kab. kendal Ibu Ir. Sri Purwati, M.SI

Setelah melihat secara langsung hasil dari kayu jabon dapat digunakan sebagai mebel dan mempunyai nilai ekonomis tinggi Ibu Bupati kendal beserta Ibu Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kab. kendal sangat mendukung tanaman jabon dikembangkan dikabupaten kendal pada khususnya yang juga didukung oleh Kasi rkhl kabupaten kendal untuk mengembangkan jabon dikabupaten kendal pada khususnya. Karena dari hasil olahan kayu jabon tersebut mempunyai nilai ekonomis yang tinggi maka mereka yakin akan meningkatkan ekonomi warga masyarakat kendal pada khususnya. Dan selain meningkatkan ekonomi masyarakat itu semua juga membantu melancarkan kegiatan dari pemerintah dalam kegiatan penanaman sejuta pohon. Dan Ibu Bupatipun berencana pada bulan oktober nanti akan menanam jabon dilahan pribadinya yang juga ikut mensukseskan kegiatan penanaman sejuta pohon yang dilaksanakan oleh Pemerintah.

Hijaukan Bumi kita dan dapatkan keuntungan ganda dari investasi anda pada tanaman produktif.

 

Budidaya Jabon, Kayu Jabon , , ,

Proses Pembuatan Lahan Penyemaian Biji Jabon

September 28th, 2010
  1. media yang sudah siap ditabur benih jabon
  2. sebelum benih jabon ditabur harus dijemur terlebih dahlulu
  3. jabon usia 28 hari
  4. penyiapan lahan tempat sosis bibit jabon
  5. proses pembuatan sosis bibit jabon
  6. penataan sosis bibit jabon di bedeng sapih
  7. proses pemindahan bibit jabon di media semai ke media sosis
  8. setelah bibit tertanam pada media sosis sebaiknya ditutup dengan menggunakan paranet
  9. bibit jabon usia 8 hari pada media sosis
  10. bibit jabon usia 25 hari pada media sosis, bibit yang telah usia 25 hari pada media sosis siap untuk dipindahkan ke media pembesaran
  11. proses pengepakan

Proses Penanaman Bibit Jabon Yang Ideal

Benih Jabon, Bibit Jabon, Budidaya Jabon , ,

Pemasaran Kayu Jabon

June 28th, 2012

Pemasaran kayu jabon merupakan salah satu hal yang masih banyak ditakutkan oleh mereka yang hendak melakukan investasi kayu jabon tersebut. Hal ini karena mereka takut setelah memasuki masa panen, pohon jabon mereka tidak laku di pasaran.

Ketakutan seperti ini tentu saja tidak beralasan. Sebab, dengan mengenal karakter pohon Jabon secara keseluruhan, kita tidak perlu merasa khawatir bahwa tanaman jabon yang kita pelihara tidak akan laku di pasaran.

Sebab, pada saat ini kebutuhan akan kayu di berbagai sektor industri selalu saja meningkat. Hal ini seiring dengan adanya peraturan pemerintah yang mempersempit peluang untuk menggunakan tanaman kayu hasil hutan alam sebagai bahan baku industri.

Selain itu, adanya perubahan orientasi masyarakat dalam memilih jenis kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku berbagai peralatan rumah tangga mereka. Di masa lalu, banyak masyarakat yang memilih kayu keras seperti jati untuk membuat beberapa perlengkapan rumah tangga seperti lemari atau meja dan kursi.

Namun, seiring perkembangan jaman, masyarakat kini lebih menyukai jenis kayu ringan yang awet seperti Jabon. Hal ini karena perlengkapan yang terbuat dari bahan kayu keras cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan. Selain itu dari sisi harga, kayu keras seperti jati cenderung lebih mahal daripada jenis kayu jabon.

Di sisi lain, ketersediaan kayu hasil hutan alam juga cenderung menurun secara drastis. Akibatnya, industri besar mulai beralih memanfaatkan kayu hasil hutan rakyat sebagai sumber bahan baku mereka. Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan berbasis kayu yang memindahkan lokasi usaha mereka Kalimantan ke pulau Jawa atau Sumatera.

Padahal, Kalimantan merupakan salah satu kawasan yang memiliki hutan alam terbesar di Indonesia bahkan dunia. Regulasi pemerintah yang membatasi penebangan kayu hasil hutan alam, menyebabkan pasokan untuk industri kayu semakin menurun volumenya dari waktu ke waktu. Padahal, industri seperti kayu lapis harus tetap beroperasi.

Cara yang ditempuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan kayu hutan budidaya. Salah satunya adalah kayu Jabon. Kayu jabon disukai karena memiliki karakter yang cukup baik sebagai bahan dasar pembuatan kayu lapis.

Salah satunya karena kayu jabon memiliki warna yang lebih putih sehingga cocok sebagai lapisan muka kayu lapis.

Selain industri kayu lapis, kayu Jabon juga bisa dimanfaatkan untuk beberapa sektor industri lain. Misalnya industri pembuatan bubur kertas, yang menyukai kayu Jabon sebagai bahan dasar industri tersebut. Hal ini karena hasil olahan kayu Jabon mampu menghasilkan bubur kertas yang warnanya lebih putih, sehingga tidak perlu lagi ditambahkan zat pemutih. Tentu saja biaya produksi yang harus dikeluarkan dalam pembuatan bubur kertas bisa ditekan seminimal mungkin.

Industri mebel juga termasuk salah satu industri yang sangat menyukai kayu Jabon sebagai bahan bakunya. Karena dengan menggunakan kayu jabon, mebel yang dihasilkan cenderung lebih artistik, ringan namun kuat. Sehingga mebel yang dibuat bisa lebih mudah untuk dibawa atau dipindah. Inilah yang membedakan dengan mebel yang terbuat dari kayu keras yang cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan.

Dengan adanya fakta di atas, kiranya pemasaran kayu jabon di masa mendatang bukan lagi sesuatu hal yang sulit untuk dilakukan. Apalagi, kebutuhan akan kayu hasil hutan rakyat akan semakin meningkat di masa mendatang. Kondisi ini sebagai imbas dari regulasi pemerintah yang semakin membatasi penggunaan hutan alam sebagai bahan baku industri.

Budidaya Jabon , , ,

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon

June 27th, 2012

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon Berkualitas Tinggi

 

Dari segi tekstur, mungkin orang awam akan memandang bahwa kayu jabon adalah kayu jati. Dilihat sekilas mungkin mirip, hal itu didasarkan pada tekstur kayu jabon yang sudah mengkilap pada awalnya. Namun, perlu diketahui beberapa ciri khas kayu jabon yang dapat dijadikan pilihan industri kayu olahan terbaik, diantaranya adalah:

1. Tekstur fisik kayu jabon yang berbentuk silindris lurus.

2. Tekstur kayu berserat sangat halus dan menghasilkan bubuk kayu dalam jumlah minimal.

3. Bentuk permukaan luar yang mengkilap, mirip dengan kayu jati pada umumnya.

4. Berwarna putih kekuningan apabila dikupas lebih dalam.

5. Batang kayu jabon sangat mudah untuk dikupas.

6. Arah serat kayu lurus dan saling berpadu.

7. Apabila dirasakan tekstur luarnya menggunakan telapak tangan, maka tidak akan ditemukan kayu-kayu halus tajam yang dapat menusuk kulit luar telapak tangan.

8. Lebih mudah untuk dikeringkan.

 

Ciri-ciri tersebut dapat ditemukan pada bahan dasar kayu jabon yang masih alami; kemudian apabila kayu jabon sudah menjadi produk olahan, dapat dilihat bahwa kayu jabon memiliki sudut kupasan yang cukup lebar, sebesar 920. Sedangkan kedalam kupasan dapat mencapai 1.5 mm, keunikan tersendiri dari kayu jabon menjadikan jenis kayu tersebut banyak diminati oleh para pebisnis serta investor produk-produk mebel nasional dan internasional. Selalu mengutamakan kualitas bahan selalu menjadi factor utama dalam keunggulan sebuah bisnis.

 

Kayu Jabon , , ,