Archive

Posts Tagged ‘bibit jabon’

Jabon Mudah Beradaptasi

February 13th, 2012

Cara Penanaman Jabon Dilahan Gambut.

 

Sekilas cara penanaman jabon dilahan gambut ini kami sajikan  karena Banyak sekali rekan rekan yang menanyakan kepada kami tentang jabon dilahan gambut.

Apakah jabon bisa ditanam di lahan gambut..?

Mari kita cari tahu agar kita tidak ragu lagi untuk menenam jabon. Sebenarnya jabon termasuk tanaman yang mudah tumbuh seperti halnya tanaman sengon, mahoni dan juga tanaman kayu lain. Jabon juga dapat tumbuh pada tanah peralihan antara rawa dan tanah kering .jabon juga banyak ditemukan dan tubuh subur pada tepian sungai. Dengan begitu jabon bisa kita kategorikan sebagai tanaman yang mudah beradaptasi dan toleransi terhadap lingkungan.

Setelah berjalan di daerah yang tanahnya mengandung gambut di daerah kalimantan barat  kami sengaja mencari tanaman kayu yang mampu tumbuh dilahan gambut. Beberapa tanaman yang tumbuh subur yang kami perhatikan lebih dalam diantaranya adalah tanaman akasia dan  sengon.  Kedua tanaman itu dapat bertahan dan tumbuh dilahan yang masih mengandung gambut yang mempunyai tingkat keasaman.

Beberapa tahapan yang harus kita lakukan antara lain sebagai berikut

Pembersihan lahan .

Pemebersihan lahan gambut dari kayu liar ataupun kayu lain yang ada pada lahan yang akan ditanami jabon sehingga tidak mengganggu proses penanaman perawatan serta pertumbuhan jabon itu sendiri.

 

Photobucket

 

Untuk bembersihan lahan gambut biasanya dilakukan pembabatan dan juga  penebangan yang kemudian dilanjutkan dengan  pembakaran. Pembakaran harus hati- hati dan diawasi agar tidak merambat yang bisa mengakibatkan kebakaran hutan.

 

Pembuatan Parit Sebagai Drainase

Pembuatan parit ini sudah lazim dilakukan didaerah luar jawa seperti halnya kalimantan barat yang sempat kami singgahi. Parit sangatlah penting untuk pembuangan ataupun drainase agar lahan tidak terendam.

 

Photobucket

 

Karena sifat lahan gambut ini sangat menyerap air jika tidak ada drainase yang bagus untuk pembuangan air maka  lahan tidak bisa kering . Parit yang membujur disisi kanan dan kiri lahan sangat diperlukan.  Parit itu untuk peresapan sehingga  air yang ada pada tengah lahan dapat mengalir dan juga untuk mengalirkan air hujan yang bisa menggenangi lahan. Kedalaman dan lebar parit bisa disesuaikan. Jika parit itu berkedalaman 2 meter maka lahan yang bisa kering karena resapan dariparit kurang lebih bisa sedalam 1m.  Dengan begitu bagian atas lahan yang ingin kita tanami jabon sudah tidak terendam air lagi karena adanya drainase tersebut.Lebar parit 1meter dengan kedalam 2 meter sudah bisa untuk peresapan lahan seluas kurang lebih 2 ha yang dibuat memanjang  pada kanan dan kiri lahan tersebut. Penduduk yag tinggal di daerah kalimantan ataupun daerah luar jawa pasti lebih paham tentang pembuatan parit sebagai drainase ini karena jika kami perhatikan di setiap batas lahan satu dengan lainnya sudah banyak yang dibuatkan parit .

Jarak tanam

Jarak tanam sama saja seperti halnya penanaman di daerah yang tidak mengandung gambut yaitu 4 x4  dengan lubang tanaman 40 cm x 40 cmx 40 cm atau bisa juga dengan kedalam 60 cm. Atau bisa juga dengan memilih  jarak tanam yang lain jika diperlukan untuk tumpang sari. Salah satu tanaman yang bisa kita jadikan tumpang  sari salah satunya bisa dengan menanam jahe merah. Sepertinya jahe merah yang sekarang ini banyak digunakan sebagai obat juga mempunyai harga jual yang bagus atau  boleh juga dengan tanaman lainnya.

Pesiapan Pelubangan untuk penanaman jabon.
Pada lahan gambut yang belum dibuatkan parit untuk drainase maka saat pelubangan pada areal lahan untuk persiapan penanaman akan  timbul air yang menggenang dari dalam tanah.

 

Photobucket

Salah satu akibat dari tidak adanya drainase yang bagus pada lahan gambut yang masih tergenang air bisa kita lihat pada gambar diatas. Jika tanah gambut belum dibuatkan parit sebagai penyerapan ataupun drainase maka pada saat penggalian lubang tanam akan timbul air dari lubang tersebut yang menggenangi.
Maka parit yang fungsinya sebagai resapan sangatlah berguna. Setelah pembuatan parit maka lubang tanaman tidak lagi tergenangi air sehingga proses selanjutnya bisa dijalankan.

 

 

Perawatan.

Untuk perawatan bertahap setelah penanaman adalah pemupukan. Pemupukan jabon pada lahan gambut ini sama juga seperti penanamn jabon pada tanah merah tetapi saat pemupukan  bisa ditambah dengan tapak timbun jika memang diperlukan yang gunanya menahan pupuk agar tidak terbawa air saat hujan. Jangka waktu pemupukan juga sama. Kita bisa melakukan pemupukan 2 atau 3 kali dalam satu tahun dengan menggunakan pupuk kandang.

Semoga apa yang kami sampaikan ini dapat membantu bagi para peminat tanaman  jabon khususnya didaerah diluar jawa, seperti kalimantan dan daerah lainnya yang stuktur tanahnya mengandung gambut.

 

Selamat menanam jabon dan semoga mendapatkan hasil yang memuaskan sebagai investasi anda. Semoga postingan ini bisa bermanfaat dan juga bisa memberikan jawaban seperti yang anda harapkan.

Budidaya Jabon , , , , , , , ,

Perbandingan Sengon Dengan Jabon

July 6th, 2010

Perbandingan Sengon Dengan Jabon– Kami dapat menyimpulkan jabon jauh lebih unggul dibandingkan dengan sengon/albasia, itu terbukti dari jabon yang kami miliki. Dengan selisih umur kurang lebih 2 tahun lebih 2 bulan jabon memiliki ketinggian yang sama dengan sengon yang sudah berusia kurang lebih 3 tahun. Itu sebabnya kami mengajak bagi para investor/petani yang dulu mengembangkan tanaman sengon untuk mengganti mengembangkan tanaman jabon, karena jabon jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan sengon/albasia.

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Perbandingan jabon vs Sengon atau Albasia

Budidaya Jabon , , , , ,

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon

June 27th, 2012

Memilih Bahan Dasar Kayu Jabon Berkualitas Tinggi

 

Dari segi tekstur, mungkin orang awam akan memandang bahwa kayu jabon adalah kayu jati. Dilihat sekilas mungkin mirip, hal itu didasarkan pada tekstur kayu jabon yang sudah mengkilap pada awalnya. Namun, perlu diketahui beberapa ciri khas kayu jabon yang dapat dijadikan pilihan industri kayu olahan terbaik, diantaranya adalah:

1. Tekstur fisik kayu jabon yang berbentuk silindris lurus.

2. Tekstur kayu berserat sangat halus dan menghasilkan bubuk kayu dalam jumlah minimal.

3. Bentuk permukaan luar yang mengkilap, mirip dengan kayu jati pada umumnya.

4. Berwarna putih kekuningan apabila dikupas lebih dalam.

5. Batang kayu jabon sangat mudah untuk dikupas.

6. Arah serat kayu lurus dan saling berpadu.

7. Apabila dirasakan tekstur luarnya menggunakan telapak tangan, maka tidak akan ditemukan kayu-kayu halus tajam yang dapat menusuk kulit luar telapak tangan.

8. Lebih mudah untuk dikeringkan.

 

Ciri-ciri tersebut dapat ditemukan pada bahan dasar kayu jabon yang masih alami; kemudian apabila kayu jabon sudah menjadi produk olahan, dapat dilihat bahwa kayu jabon memiliki sudut kupasan yang cukup lebar, sebesar 920. Sedangkan kedalam kupasan dapat mencapai 1.5 mm, keunikan tersendiri dari kayu jabon menjadikan jenis kayu tersebut banyak diminati oleh para pebisnis serta investor produk-produk mebel nasional dan internasional. Selalu mengutamakan kualitas bahan selalu menjadi factor utama dalam keunggulan sebuah bisnis.

 

Kayu Jabon , , ,

Pemasaran Kayu Jabon

June 28th, 2012

Pemasaran kayu jabon merupakan salah satu hal yang masih banyak ditakutkan oleh mereka yang hendak melakukan investasi kayu jabon tersebut. Hal ini karena mereka takut setelah memasuki masa panen, pohon jabon mereka tidak laku di pasaran.

Ketakutan seperti ini tentu saja tidak beralasan. Sebab, dengan mengenal karakter pohon Jabon secara keseluruhan, kita tidak perlu merasa khawatir bahwa tanaman jabon yang kita pelihara tidak akan laku di pasaran.

Sebab, pada saat ini kebutuhan akan kayu di berbagai sektor industri selalu saja meningkat. Hal ini seiring dengan adanya peraturan pemerintah yang mempersempit peluang untuk menggunakan tanaman kayu hasil hutan alam sebagai bahan baku industri.

Selain itu, adanya perubahan orientasi masyarakat dalam memilih jenis kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku berbagai peralatan rumah tangga mereka. Di masa lalu, banyak masyarakat yang memilih kayu keras seperti jati untuk membuat beberapa perlengkapan rumah tangga seperti lemari atau meja dan kursi.

Namun, seiring perkembangan jaman, masyarakat kini lebih menyukai jenis kayu ringan yang awet seperti Jabon. Hal ini karena perlengkapan yang terbuat dari bahan kayu keras cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan. Selain itu dari sisi harga, kayu keras seperti jati cenderung lebih mahal daripada jenis kayu jabon.

Di sisi lain, ketersediaan kayu hasil hutan alam juga cenderung menurun secara drastis. Akibatnya, industri besar mulai beralih memanfaatkan kayu hasil hutan rakyat sebagai sumber bahan baku mereka. Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan berbasis kayu yang memindahkan lokasi usaha mereka Kalimantan ke pulau Jawa atau Sumatera.

Padahal, Kalimantan merupakan salah satu kawasan yang memiliki hutan alam terbesar di Indonesia bahkan dunia. Regulasi pemerintah yang membatasi penebangan kayu hasil hutan alam, menyebabkan pasokan untuk industri kayu semakin menurun volumenya dari waktu ke waktu. Padahal, industri seperti kayu lapis harus tetap beroperasi.

Cara yang ditempuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan kayu hutan budidaya. Salah satunya adalah kayu Jabon. Kayu jabon disukai karena memiliki karakter yang cukup baik sebagai bahan dasar pembuatan kayu lapis.

Salah satunya karena kayu jabon memiliki warna yang lebih putih sehingga cocok sebagai lapisan muka kayu lapis.

Selain industri kayu lapis, kayu Jabon juga bisa dimanfaatkan untuk beberapa sektor industri lain. Misalnya industri pembuatan bubur kertas, yang menyukai kayu Jabon sebagai bahan dasar industri tersebut. Hal ini karena hasil olahan kayu Jabon mampu menghasilkan bubur kertas yang warnanya lebih putih, sehingga tidak perlu lagi ditambahkan zat pemutih. Tentu saja biaya produksi yang harus dikeluarkan dalam pembuatan bubur kertas bisa ditekan seminimal mungkin.

Industri mebel juga termasuk salah satu industri yang sangat menyukai kayu Jabon sebagai bahan bakunya. Karena dengan menggunakan kayu jabon, mebel yang dihasilkan cenderung lebih artistik, ringan namun kuat. Sehingga mebel yang dibuat bisa lebih mudah untuk dibawa atau dipindah. Inilah yang membedakan dengan mebel yang terbuat dari kayu keras yang cenderung berat dan sulit untuk dipindahkan.

Dengan adanya fakta di atas, kiranya pemasaran kayu jabon di masa mendatang bukan lagi sesuatu hal yang sulit untuk dilakukan. Apalagi, kebutuhan akan kayu hasil hutan rakyat akan semakin meningkat di masa mendatang. Kondisi ini sebagai imbas dari regulasi pemerintah yang semakin membatasi penggunaan hutan alam sebagai bahan baku industri.

Budidaya Jabon , , ,

Proses Pembuatan Lahan Penyemaian Biji Jabon

September 28th, 2010
  1. media yang sudah siap ditabur benih jabon
  2. sebelum benih jabon ditabur harus dijemur terlebih dahlulu
  3. jabon usia 28 hari
  4. penyiapan lahan tempat sosis bibit jabon
  5. proses pembuatan sosis bibit jabon
  6. penataan sosis bibit jabon di bedeng sapih
  7. proses pemindahan bibit jabon di media semai ke media sosis
  8. setelah bibit tertanam pada media sosis sebaiknya ditutup dengan menggunakan paranet
  9. bibit jabon usia 8 hari pada media sosis
  10. bibit jabon usia 25 hari pada media sosis, bibit yang telah usia 25 hari pada media sosis siap untuk dipindahkan ke media pembesaran
  11. proses pengepakan

Proses Penanaman Bibit Jabon Yang Ideal

Benih Jabon, Bibit Jabon, Budidaya Jabon , ,