Proses Perawatan Jabon
April 10th, 2010
Jabon – Proses Perawatan Bibit Jabon sangatlah sederhana, dengan cara penyiraman setiap hari dan dilakukan penyemprotan baik itu pestisida maupun fungisida secara berkala agar terhindar dari penyakit.
Pemangkasan ranting tidak perlu dilakukan, namun jika dilakukan maka akan lebih baik dalam menghasilkan batang pohon.
(Semua gambar diambil dari lokasi RSS Kendal yang masa penanamannya pada bulan februari)Kunjungan dari Majalah Trubus Ke Persemaian Jabon Kami




Terimakasih banyak atas infonya pak. Sangat membantu kami
Silakan anda kalo mo promosi di blogxpo……gratis kok
gak ada penambahan pupuk ya
haduh jabon tu apa ya mas…
saya ko baru denger ya hehe..
seneng melihat pemandangan hijau seperti ini mas seger
Sukses Slalu!
jabon itu mirip ketapang ya mas?
mari hijaukan bumi Indonesia
mari birukan langit Indonesia
nice post jabon.. hope we can exchange link .. thank
met malam minggu kang
mampir…om…wah baru kenal nih….tentang jabon….
@ mas ronggeng,,foto diatas di sebelah barat sungai sebelum kodim kendal belok kiri 100 metre,,betul gak mas ronggeng?
Wah Mas saya baru mengenal nama jabon. Jabon itu pohon apa ? Setahu saya di Jawa Barat tidak ada nama jabon. Melihat gambarnya pun rasanya baru pertama kali ini.
Terima kasih atas kunjungannya beberapa waktu yang lalu ke tempat saya.
Salam dari Cianjur.
MANTAP !!!!
Tapi maaf, Bibit Anda sudah ada sertifikat dari BPTH belum ya
Facebook : Bapak Tani
@ bapak tani,setahu saya bibit ya gak pake sertifikat,kan beli bibitnya bukan sertifikatnya?sertifikat itu kan cuma buat memahalkan bibit saja,saya dirumah punya sertifikat banyak,tapi sertifikat kursus mengemudi,,
Betul sekali Mas Dwi, …tapi untuk mendapatkan hasil optimal, berapa jarak tanam yang terbaik? Apa kerugiannya dan keubtungannya kalau jarak tanam 2×2 m? Mohon pencerahan dari teman-teman yang mumpuni bidang penanaman jabon ini.
Salam,
Musim tanam kmrn saya byk menjual bibit jabon mas,sya ikut terjun krn stlah dipelajari matang.Emang peluangnya bagus..Nanti bisa kerjasama penjualan to mas dwi,begitu panen dgn hrga sesuai pasaran?Saya py data2 yg beli bibit dr saya dan mereka jg mau jual melalui saya.Thanks
Salam kenal ! baru pertama mengunjungi blog ini.
@Sisuto
mbok saya diberi info, berapa jarak yang penanaman antar paohon.
kembangin terus usahanya ya mas semoga sukses
bagaimana jika kami menggunakan jarak tanam 2×3 meter… apa tidak akan mengganggu pertumbuhan jabon… kalo dilihat jabon tidak bercabang…
yang masih kami sangsikan… jika menanam dalam jumlah banyak (diatas 20 Ha)… apa kami tidak akan mengalami kesulitan pemasaran?…
terima kasih sebelumnya…
so ha mah enteng,perusahaan kami saja nanam 1000 ha,,yang jadi masalah kebutuhan kayu sangat jauh dari cukup,,jawa saja kebutuhan 100.000 ha per bulan
20 ha?bikin gua tertawa aja ente,itu mah kebutuhan pabrik kecil seminggu boss,,,,
Saya memang termasuk insan awam terhadap kayu sebab setiap hari yang saya hadapi adalah anak-anak. Itulah sebabnya, ketika ada info tentang kayu termasuk kayu jabon ini, sebagai info sangat baru dan berguna sebagai penambah pengetahuan. Terima kasih, Saudaraku. Salam kekerabatan.
sukses terus bisnisnya boss.!
jujur aja..saya gak tahu apa itu jabon??
salam kenal aja,
Bolehngeblog
Salam sukses aja ya untuk semua teman teman yang ikut tanam kayu JABON
KAYU JABON MEMANG OKE. . . . .
okre…!! mari bercocok tanam dan tingkatkan inves kita….!
Mas saya lagi tanam jabon,karena dengan informasi yg baik saya penasaran untuk menanam,untuk saat ini saya menanam 200 pohon apakah untuk penjualannya nanti tidak mengalami kesusahan ?
terima kasih
thx infonya gan
(http://tric06.student.ipb.ac.id/)
@kun wae
Mas Kun, hehe saya sudah terlanjur tanam 2×2 je, bagaimana ini?
informasi bagus, saya baru cari lahan nih buat nanam tuh pohon, buat mas dwi : 100rb pohon…? gak cape’ mas nanam segitu banya k sendiri… ?
saya baru saja panen 1 ha jabon,dapat uang 250 jt,,tunggu aja di trubus edisibulan juli 2010,,
salam kenal poro sedulur..
katur omdwi apa anda juga jalin kerjasama invest..?
nuwun..
maaf pak saya baru bisa mampir nih k blog bapak…
bagus banget artikelnya pak nambah info pertanian bagi saya…
Tolong pak kami kirimi cara perawatan tanaman Jabon setelah umur 3 bulan ,cara pemupukan dan juga pemangkasannya, karena terlalu banyak cabang apakah cabang perlu pamangkasan? matur nuwun
Jabon Putih dan Jabon Merah bagus mana untuk masalah pembudidayaan dan pemasarannya??thanks
pak tani pohon jabon keras sprt singon?
Mas,mbak,ning………tolong tempat pemasarannya dimana, ntar gue tanam sulit masarkan……..yooo
Oh iya Mas Agus ada yg lupa ditanyain neeh.
Kalau jarak tanam ideal berapa ?
Pemupukannya dari mulai tanam sampai dengan masa panen berapa kali ?
Pemupukan dengan pupuk kandang untuk tanaman jabon hasilnya akan bagus gak?
Trimk’s Mas Agus
Semoga sukses selalu.
Pak, mau tanya, saya baru tanam 2 minggu, koq daunnya pada bolong bolong seperti dimakan ulat, tapi saya cari ulatnya tidak ada. Kenapa ya? Apakah perlu disemprot pestisida? Mohon info nya. Terima kasih..
ya, investasi/ha brapa ya mas? & bisa gak buat kosen, pintu ato jendela kayunya, td dr SUMUT
Hallo Teman-2 petani jabon…….
Saat Ini Saya belun merasakan manisnya hasil panen kayu jabon, tetapi sejak 2 tahun lalu saya sudah menanam 10,000 bibit kayu jabon,di daerah malang selatan.
Patut disukuri sampai saat ini pertumbuhan nya sangat optimal sehingga membuat hati berbunga-bunga dan saya jadi kerasan kalau tinggal di kebun.
Awalnya tanah saya hanya ditumbuhi tanaman liar,tak terurus pada saat itu dijualpun susah,tapi sekarang yang terlihat adalah deretan hijau dan tertata rapi oleh tumbuhan kayu jabon yang berumur 2th dengan ketinggian kurang lebih 12 meter dengan diameter 12 cm diatas kepala saya. Kini saya sudah terbebas dari biaya perawatan, dan bisa bernafas lega…….Tinggal menunggu kurang lebih 5 thn lagi saya akan menikmati manisnya hasil panen kayu jabon.
Memang pada saat mulai membersihkan lahan, membuat lunang, mengisi denghan pupuk kandamg,menanam bibit, merawat sampai umur 2 thn kita perlu investasi yg cukup besar, tapi kalau kita mau berusaha
pasti akan ada hasilnya.
Tanam terus wahai petani jabon, karna kitalah yang akan menghijaukan bumi agar terbebas dari Global warning. Jangan lupa juga kita harus tetap belajar dan berkomunikasi dengan sesama petani jabon, untuk mengantisipasi kalau ada hal-2 baru yg perlu didiskusikan.
Salam Jabon….
13 jakarta 2001 say a indra widjaja dari Maitri garden mohon dapat dikirimi bibit unggul sebanyak 2-3gram utk penelitian kami pupuk yg sesuai utk pohon jabon trims
Mas, posisi saya di Tanjung Enim, Sumsel, saya akan coba tanam jabon, kalau saya mau beli bibitnya satu batangnya berapa, apakah tidak mati selama diperjalanan karena cukup jauh, matur nuwun
perbatang bibit jabon siap tanam ukuran 25 cm keatas harga perbatang 1750 , tidak ada masalah dalam perjalanan karena kami sudah banyak pengiriman untuk wilayah sumatera
mas cara perawatan jabon itu bagaimana
Mas Agus, yang tersedia sekarang bibitnya yang merah atau yang putih ya? Untuk mengatasi daun habis dimakan hama, agar daunnya tumbuh lagi sebaiknya diapakan ya?
tolong kasih tau pak alamat atau yang mau beli pohon jabon ,terimakasih
Aslkm,
Mau tanya kalau untuk pengiriman bibit ke Pontianak inclusif ongkos kirim, jadi berapa harga perbatangnya Mas… dengan ukurun 25 cm atau yg 40 cm…, trims…
saya butuh 8000 bibit mas untuk pengiriman ke bogor berapa harganya
gimana cara pemupukan dan pupuk apa yang di gunakan?
pemupukan dilakukan berapa minggu/bulan sekali?
berkala atau tidak
Assalam,
Salam sejahtera buat Mas Agus beserta pejuang penghijauan, semoga saudaraku sehat, selamat dan sukses.
Bumi semakin panas, alam tengah balas dendam karena manusia tidak bersahabat dengan alam,
mari selamatkan bumi ini dari kehancuran akibat penjarahan dajal-dajal, cukong-cukong perkayuan,
saya tetap melakukan sosialisasi dan pemahaman aktual kepada warga pedesaan untuk terlibat dan aktif dalam penanaman jabon di 30 kecamatan se kabupaten karawang.
Wassalam
KOmar Miharja
Pak Komar Miharja….salam kenal
Saya tinggal di karawang, cikampek….boleh dong bagi bagi ilmunya soal jabon nich….
kapan kita bisa ketemuan pak…? karawangnya di mana pak….?
Terima kasih
Wasslaalm
Fajar