Home > Budidaya Jabon, Kayu Jabon > Asumsi Biaya Investasi Kayu Jabon

Asumsi Biaya Investasi Kayu Jabon

July 8th, 2011

Investasi kayu jabon

Investasi Usaha Hutan Tanaman Kayu Jabon sebagai pelaku penyedia bahan baku tanamanan industri pada kebutuhan industri-industri pengolahan kayu, kertas maupun industri pengolahan yang bersumber dari bahan baku kayu merupakan langkah bijak, dapat memberikan harapan kesejahteraan yang cerah dengan sumber pendapatan/ profit yang tinggi.

Jabon merupakan satu diantara kayu unggulan pada saat ini dan untuk kedepannya kayu Jabon diandalkan sebagai bahan baku dalam perindustrian kayu, karena kayu Jabon memiliki keunggulan dibangdingkan kayu lainnya, baik dari struktur, pertumbuhan,  maupun mutu kayunya.

Dari sisi ekonomisnya, pohon jabon juga dapat dipanen dengan cepat, mudah dirawat, dan harganya juga bernilai tinggi.

Kebutuhan kayu Jabon akan terus meningkat akibat efek dari kebijakan pemerintah, tentang pelarangan penebangan kayu dari hutan alam, namun disamping itu sisi baiknya, Pemerintah Menerbitkan PP No.6 Tahun 2007 tentang HTR Hutan Tanaman Rakyat, terutama salah satunya adalah HTR Pola mandiri , untuk jenis tanaman masyarakat diberi kebebasan dalam memilih, namun disarankan tanaman yang mempunyai daur (umur) pendek 8 tahun, memiliki nilai ekonomi tinggi serta mudah dalam pemasarannya, pemerintah juga dapat membantu mengatur mekanisme pemasaran dengan pengusaha perkayuan, tentu dalam hal ini adalah sebuah Nuasa baru dalam tata kelola hutan di indonesia , dimana pemerintah pasti melandasinya dengan niat baik bagi kesejahteraan Rakyat, Perubahan yang patut disambut dengan gembira.

Budidaya Jabon merupakan pilihan yang tepat dilihat dari segala sisi kelebihannya, maka bisa dikatakan kita telah menjadi pelaku sebagai penyedia kebutuhan bahan baku bagi industri kayu.

Hadirnya kami CV.Rizki Dunia sebagai penyedia bibit jabon dan juga mitra kerja anda merupakan nilai lebih tersendiri, sehingga anda tidak perlu bersusah payah melakukan pembibitan sendiri. Dengan demikian anda akan dapat lebih cepat bermain di bisnis ini.

Asumsi Biaya Budidaya Jabon Per 1 Hektar

 

No. Keterangan Jumlah @Rp Total
1 Lahan 1 Ha 

Ukuran 4×4=16 : 10.000

625 batang 1.750 1.093.750
2. Persiapan lahan 1 Ha 1.000.000
3. Pembuatan Lubang dan Penanaman 625 batang 3.000 1.875.000
4. Pupuk dasar kompos + NPK 625 batang 2.000 1.250.000
5. Perawatan Pemeliharaan Kebersihan Selama 1 tahun, rotasi 3x per tahun 625 batang 1.200 2.250.000
6. Pemupukan 5-6 tahun 625 batang 8.000 25.000.000
7. Biaya Tak Terduga 1.500.000
TOTAL 33.968.750

 

Asumsi Penghasilan Penjualan Kayu Jabon

1 Ha,

625 Pohon

Masa Panen 5-6 Tahun

Menghasilkan Kayu jabon lebih kurang 500-600 m3

Prediksi Harga 1.3 Juta x 550 m3

Maka diperoleh hasil Rp.715.000.000 / Ha

Dikurangi biaya investasi Rp.33.968.750

Maka diperoleh hasil Rp. 681.031.250

Diterima di pabrik.

, , ,

  1. July 11th, 2011 at 10:08 | #1

    wah saya tertarik nih mas,saya dari bandung,saya punya lahan di salatiga jawa tengah,kira kira jauh tdk dari lokasi anda?

  2. ichsan
    July 19th, 2011 at 02:09 | #2

    info ini sangat bagus,mohon maaf,apakah ada data yang fakta untuk sasaran pasar, (pembeli kayu jabon)

  3. hendy budoro
    August 12th, 2011 at 03:40 | #3

    @ichsan ,data banyak san,ente jangan goblok, ketik aja di google beli kayu jabon

  4. Muhammad Djafar
    August 17th, 2011 at 05:36 | #4

    Saya tertarik dg tanaman pohon kayu Jabon, tapi apa anda bisa krja sama kalau penanaman nya di Kab Sidrap Sulawesi Selatan,mhn kabar.thank

  5. Frans Juntak
    August 24th, 2011 at 19:03 | #5

    Saya punya lahan kosong 4 Ha, saya mau naya apakah jabon ini cocok ditanam di tanah gambut, trims..

  6. Muhammad Yusrah
    September 5th, 2011 at 14:54 | #6

    Saya baru saja mendengan tentang fenomena jabon dari seorang kenalan & saya tertarik juga, namun pertanyaan saya adalah : apakah pasar untuk kayu jabon ini memang sedemikian besarnya sehingga estimasi harganya bisa mencapai 1,3 juta per kubik?, kalau misalnya sy punya kayu jabon saya harus memasarkannya kemana? mohon penjelasan

  7. donny
    September 6th, 2011 at 19:30 | #7

    @pak yusrah inti dari penjualan adalah ddeal with the market.kalau anda punya jagung juallah ke penjual jagung,kalau anda jual ke pedagang ikan aasin tentu tidak bisa,begitu juga dengan kayu jabon juallah ke pembeli kayu jabon.ketik saja di google kata kunci ; beli kayu jabon atau pembeli kayu jabon ,pertanyaan yang mudah kok harus anda tanyakan!

  8. donny
    September 6th, 2011 at 19:34 | #8

    jual kayu jabon lebih sangat mudah, yang susah adalah menanam jabon.
    Pertanyaan paling goblok sedunia adalah : kemana jual kayu jabon karena sekarang pembeli kayu jabon di internet juga sudah banyak

  9. riza
    September 7th, 2011 at 08:36 | #9

    saya dr palembang,,gmana saya bisa dapatkan bibit yg variets unggul?brp harga dan biaya transportasinya??

  10. ferry
    September 9th, 2011 at 09:27 | #10

    tolong informasinya pak, perizinan apa aja yg perlu ada untuk proses penanaman pohon jabon ini, makasih
    karna takutnya nanti, kalau tidak ada izin, lahan kita dikira hutan lindung oleh pihak kehutanan, mohon informasinya
    kalau memang harus ada perizinannya, apa aja perizinan yg harus kita punya, makasih

  11. dudung
    September 17th, 2011 at 15:17 | #11

    klo di google cara jualnya itu rendah harganya donny karena yang kamu maksud itu adalah sengaja disiapkan untuk para petani jabon yang akan menjual hasilnya dengan murah kepada mereka. baiknya petani jabon mempublikasikan sendiri hasil panennya by iklan internet maupun media cetak dan kamu donny harus sopan di forum karena kamu kurang pandai dalam celoteh ini

  12. donny
    September 18th, 2011 at 20:24 | #12

    @dudung
    dudung tokek goblok kismin bahlul ente

  13. donny
    September 18th, 2011 at 20:26 | #13

    pertanyaan goblok jawablah dengan jawaban goblok, betul kagak dudung pemakan tokek???

  14. Jabonneh
    September 20th, 2011 at 14:39 | #14

    Keliatan bener Donny anak kemarin sore nggak ngerti jabon. Udah pernah pegang pohon Jabon belom? Cuma liat dari internet terus tahu semua? Jangan kebanyakan nonton sinetron Don, cuci muka sana jalan-jalan keluar rumah biar ngerti apa yang ditanya di atas nggak segampang yang ente bilang. Liat noh sengon butho nggak laku dijual padahal gembar-gembor promosi sebelumnya gila-gilaan.
    Malu-maluin aja, Forum bagus begini dirusak ama komentar oneng.Orang nanya karena emang nggak ngerti.Baru bisa buka internet kemarin sore udah berlagak.

  15. donny
    September 20th, 2011 at 16:06 | #15

    Kalau gak punya modal jangan nanam goblok, gua dah menanam jabon sejak tahun 2000, sudah panen 2x. Kok masih ada yang tanya jualnya kemana,goblok

  16. donny
    September 20th, 2011 at 16:08 | #16

    Membandingkan sengon buto dengan jabon adalah analogi orang idiot…ntu daah banyak yang memproduksi mebel dan kayu lapis dari jabon. Orang ksimin , bahlul, madesu.

  17. mosok seh
    September 22nd, 2011 at 10:24 | #17

    hahahah donny.. donny… lebih bijak kalau ente beri link tentang tempat penjualannya. gak cuman koar2 doang. lagian kalo cuman nggaku2 sih, banyak yang bisa. Jati emas, berapa duit yang dikeluarin, katanya komoditi primadona, nyatanya saat dijual susah walau di Internet… yang nawar malah banyakan makelarnya… harganya di bawah rata2. Orang bijak, gak cuman omong doang. orang pintar tak selalu bijak.

  18. mosok seh
    September 22nd, 2011 at 10:35 | #18

    Meski belum memiliki pasar yang jelas, namun Syamsul tidak gentar terhadap bibit jabon yang diproduksinya. Ia yakin, dengan keunggulan yang dimiliki tanaman hutan ini, jabon akan dicari baik dalam skala kecil maupun besar. “Tahun lalu, ada sekitar 200.000 bibit jabon siap tanam yang sudah kami pasarkan. Angkanya masih kecil, tapi ini menandakan kalau jabon mulai dilirik konsumen,” aku Syamsul.

    disadur dari http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/04/18/29620/200-000_bibit_jabon_siaptanam/#.TnqscGUj9sg

  19. robert tantular
    September 23rd, 2011 at 04:59 | #19

    jangan panas rekan rekan untuk tahu tempat jualan kayu jabon ini linknya
    masuk ke kotak pencarian di google
    kemudian ketik “penjualan kayu jabon ” atau “beli kayu jabon” pasti deh akan ketemu dan banyak yang mau beli salam damai kiss

  20. Jabonneh
    September 23rd, 2011 at 08:27 | #20

    donny anak kemarin sore baru kenal internet. Ngaku-ngaku ngerti jabon dari tahun 2000 panen 2x? Ini bisnis serius jangan buat maen-maen. Kebanyakan nonton sinetron ini bocah. Cuci muka sana hush…hush maennya jauh-jauh. Sekali-kali keluar rumah jangan nonton sinetron melulu, wkwkwkwkwk
    Contoh noh @mosok seh ama @robert tantular ngasih bantuan buat link bukan cuma berkoar-koar. Kalo mau ngarang buku jangan di sini.

  21. donny
    September 24th, 2011 at 05:54 | #21

    susah bicara dengan olang kismin,bahlul,madesu.dijelaskan berapa kalipun kagak bakalan paham

  22. stealth
    September 27th, 2011 at 11:13 | #22

    @donny
    kasih tau orang yang sopan monyet!!! sok tau segalanya

  23. Syauqi Ahmada
    October 1st, 2011 at 16:30 | #23

    saya Syauqi mahasiswa kehutanan Institut Pertanian Bogor menjual benih jabon merah kualitas A dengan harga Rp5.000.000 / kg. benih jabon putih dengan kualitas A dengan harga Rp 3.000.000 / kg. saya juga menjual bibit jabon putih dan merah, benih dan bibit sengon berbagai jenis.

  24. donny
    October 7th, 2011 at 09:29 | #24

    ahahahahyyyyyayaya kasihan orang ksimin buat makan aja elu olang pada susah mau nanam jabon?

  25. sn #02k-325-62-b0w
    October 20th, 2011 at 08:04 | #25

    Donny <–Taek…,koen!!
    Ngomong <Omongane kaya Tai

  26. October 21st, 2011 at 19:43 | #26

    Umpama nya tanaman ini di tanam di Daerah Provinsi KAL-BAR,,Apakah Setelah Pemanenan Kayu Jabon akan di tampung oleh pabrik atau PT..???
    sedangkan untuk di Provinsi KAL-BAR belum sama sekali ada nya pabrik untuk penampungan Jabon tersebut…

  27. dhemit
    October 22nd, 2011 at 14:36 | #27

    donny@ jaga bacotmu…baru bisa tanam jabon aja berlagak lu…ndeso

  28. ottaa
    October 30th, 2011 at 21:02 | #28

    ada banyak pabrik yg nerima kayu jabon ato sengon aq ada kenalan di jember kerja di pabrik triplek

  29. ottaa
    October 30th, 2011 at 21:04 | #29

    jangan tengkar kurang bagus insyaallaah.

  30. kang_mas
    November 3rd, 2011 at 15:46 | #30

    untuk mas dony yang sok tau banyak.. mungkin anda perlu belajar lagi atau anda orang yang belum suskses.. hnya setengah sukses..kok kayaknya malah sok belagu. saya lihat disini ada beberapa master jabon yang sudah cukup pengalaman tapi menympaikan pendapatnya dengan cara yang cukup santun… ya bedanya orang dah sukses dengan setengah-setengah yakayak gitu. mohon dimaklumi…. untuk informasi jabon sudah banyak di internet. silahkan googling aja, ada yng sistem penawaran kerja sama ada yang sistem mandiri bagi hasil. saya orang baru di dunia Jabon

  31. damai
    November 8th, 2011 at 14:34 | #31

    @ donny. Di sini tempat berbagi informasi dan ilmu yang bermanfaat. Akan lebih baik kalau punya ilmu dibagikan kepada orang lain. Lebih bermanfaat. kalo sok tau dan sok pinter, mending minggat aja ke kuburan!!

  32. donny
    November 9th, 2011 at 06:44 | #32

    ini tempat olang kismin ngumpul yak??

  33. alian
    November 12th, 2011 at 22:30 | #33

    untuk donny..kalau merasa ini forum untuk tempat orang seperti yang lo bilang, berarti lo jangan masuk ke forum ini lagi, karena sama aja dong lo kaya kita kita, jadi mendingan lo cabut aja ya bangsat,jahanam, bajingan,rusak mood gw liat lo ngaomong gak jelas,kalau emang lo bisa ngatain orang miskin, tunjukin lo itu lebih dari2 yang di sini, kalau cuma ngomong2 aja babi gw yang ilang kemarin juga bisa..atau jangan22 lo babi gw yang ilang kemarin?? dah makan blom lo??

  34. alian
    November 12th, 2011 at 23:47 | #34

    untuk donny.. kita hidup di dunia ini harus saling menghargai,,saling berbagi..untuk kata kata saya di atas saya rasa tidak etis untuk di lontarkan,tapi anda seperti tidak menghargai orang lain,untuk ke dpan mari kita saling menghargai dan saya mohon di maafkan,,salam kenal.

  35. donny
    November 15th, 2011 at 09:54 | #35

    alian alian, ente olang kismin balu bisa makan tahi kucing aja jangan cuka coment,wakakaka

  36. November 19th, 2011 at 10:29 | #36

    assalamualaikum,,,,,,,,,anda semua tertarik jabon?silahkan hub no:087829502941..melalui web tsb(flexter) sy sudah bisa berinvestasi jabon dengan aman dan nyaman,,bahkan insyaallah sy bisa berangkat umroh gratis…

  37. November 19th, 2011 at 10:32 | #37

    silahkan kunjungi web http://www.flexterkita.com

  38. hartadi
    November 22nd, 2011 at 05:32 | #38

    yang waras ngalah, gak ada guna saling bertengkar. Mau tahu siapa pembeli kayu jabon? Ketik saja di google kata kunci sbb; panen kayu jabon, beli kayu jabon , pembeli kayu jabon. Pasti akan diketemukan siapa yang paling sejati pemain jabon asli yang tidak hanya cuman bisa jualan bibit dan koar koar gak jelas. Pasti muncul perusahaan profesional ahli jabon sejati. Trimakasih

  39. irianto
    November 22nd, 2011 at 20:18 | #39

    Mari kita share yang bermartabat

  40. fandy achmad nur
    November 23rd, 2011 at 09:29 | #40

    kalau mah jualan bibit, gampang. tapi yang juara itu yang tidak cuma jualan bibit. tapi bagaimana market kayu jabon tersebut bisa laku.

  41. fandy achmad nur
    November 23rd, 2011 at 09:30 | #41

    bikin bibit gampang, jual bibit juga gampang. tapi apa anda tahu pasti njual kayunya kemana???

  42. adi
    November 26th, 2011 at 00:04 | #42

    alangkah harmonisnya untuk saling menyadari, lebih baik saling bantu untuk memperbaiki bumi ini (tempat yg telah memenuhi kebutuhan kita selama ini), dari efek gas rumah kaca(pemanasan global) yg bisa berakibat buruk pada bumi ini,apakah kita bisa hidup diplanet lain, jika ada planet lain yg bisa kita tinggali apakah nanti kita tidak akan merusaknya pula,tumbuhan juga makhluk hidup & ternyata keberadaan mereka telah membantu kehidupan makhluk hidup yg lain,pemerintah menggalakkan penanaman sejuta pohon, merenung untuk berfikir apa yg akan kita perbuat sekarang dg pemanasan global ini, setelah itu mengapa kita hanya diam & berpangku tangan saja ,salam

  43. adi
    November 26th, 2011 at 01:11 | #43

    penanaman sejuta pohon(beranenaka tumbuh-tumbuhan),fakta membuktikan dengan ilmu pengetahuan yg dipelajarinya, seseorang bisa membuat ladang/perkebunan yg tumbuh subur dipadang pasir yg tandus,hasil panennya paling tidak telah membantu kebutuhan dunia, tidak cuma satu macam tumbuhan yg ia tanam & sekarang area perkebunannya yg berbentuk lingkaran semakin bertambah banyak serta semakin beraneka ragam tumbuhannya, hanya karena ingin membantu mengatasi masalah pemanasan global sekarang malah jadi milyuner, apakah hanya kekayaan yg kita cari ? , salam sejahtera buat CV.rizki dunia

  44. xyz
    November 27th, 2011 at 15:24 | #44

    makin besar resiko makin besar potensi profit.
    yg realistik saja…

  45. xyz
    November 27th, 2011 at 15:49 | #45

    Dari referensi independen dan kompeten berikut,
    CIFOR – Center for International Forestry Research,
    http://www.cifor.org/publications/pdf_files/Books/BKrisnawati1108.pdf

    Utk Jabon umur 5 tahun,
    – Diamater rata-rata = 10s/d20 cm.
    – Tinggi rata-rata = 10s/d15 meter.

    Panen dengan usia Jabon 9 tahun , produktivitas rata-rata nya:
    – Tanah kesuburan baik = 183 m3/ha.
    – Tanah kesuburan sedang = 145 m3/ha.
    – Tanah kesuburan kurang = 105 m3/ha.

    Mudah2an dapat menjadikan nara sumber yg independen, ilmiah dan disertai fakta2 yg jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.

  46. WARDOYO
    December 12th, 2011 at 09:36 | #46

    PERHITUNGAN KEUNTUNGAN JABON PER HEKTAR

    A. Sangat Konservatif

    Dari pertumbuhan batang diketahui pada tahun ke 6 pertumbuhan kayu Jabon menghasilkan 2,5 meter kubik per pohon (pesimis). Sementara kualitas kayu berada dalam kategori A4.

    Jika pada tahun ke-6 dilakukan penebangan seluruhnya dengan tingkat kematian 10 %, maka untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan:

    50% x 2,5 m3 x 450 batang pohon = 562,5 m3.

    Sementara itu harga kayu jabon sekarang (tebang di tempat) berkisar Rp. 1.250.000 per m3 (data PERHUTANI ).

    Dengan demikian jika selama 6 tahun ke depan kenaikan harga kayu jabon kenaikannya adalah 10% per tahun maka asumsi harga kayu jabon 6 tahun dari sekarang adalah Rp 2.214.000 hasil yang akan diraih pada tahun ke-6 adalah sebesar

    562,5 m3 x Rp. 2.214.000 = Rp. 1.245.375.000

    Setelah 6 tahun uang Anda dari Rp 300.000.000,- berlipat menjadi Rp 1.245.375.000,- = 4,15 X lipat dari investasi awal Anda.

    Modal per hektar yang dibutuhkan = Rp. 300.000.000,-

    Keuntungan per hektar setelah panen = Rp. Rp 1.245.375.000,-

    Lama masa panen yang direncanakan = 6 tahun

    sehingga ROI :

    = 69,187 %

    B. Konservatif

    Pada kenyatannya harga kayu jabon selalu naik rata-rata di atas 20% per tahunnya, sehingga jika harga saat ini adalah Rp 1.250.000 per m3 maka asumsi harga kayu jabon 6 tahun dari sekarang adalah Rp 3.700.000 per m3.

    Jika pada tahun ke-6 dilakukan penebangan seluruhnya dengan tingkat kematian 10 %, maka untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan:

    562,5 m3 x Rp. 3.700.000,- = Rp. 2.081.250.000,-

    Setelah 6 tahun uang Anda dari Rp 300.000.000,- berlipat menjadi Rp 2.081.250.000,- = 6,94 X lipat dari investasi awal Anda.

    = 115,625 %

    C. Moderat

    Jika pada tahun ke-6 dilakukan penebangan seluruhnya dan tidak ada tanaman yang mati, maka untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan :

    50% x 2,5 m3 x 500 batang pohon x Rp.3.700.000
    = 625 m3 x Rp. 3.700.000,- = Rp. 2.312.500.000,-

    Setelah 6 tahun uang Anda dari Rp 300.000.000,- berlipat menjadi Rp 2.312.500.000,- = 7,71 X lipat dari investasi awal Anda.

    = 128,47 %

    D. Optimis

    Dengan semakin berkembangnya teknologi pertanian, saat ini telah ditemukan banyak sekali pupuk mikro dan penyubur tanah yang dapat meningkatkan kecepatan pertumbuhan, kenaikan daya tahan tanaman, peningkatan kesuburan tanah dan lain-lain sehingga target kami pada tahun ke-6 kubikasi rata-rata kayu per pohon adalah 3.0 m3.

    Sehingga pada tahun ke-6 hasil panen dengan tingkat tanaman mati 0%, untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan :

    50% x 3 m3 x 500 batang pohon x Rp. 3.700.000,- = Rp. 2.775.000.000-

    Setelah 6 tahun uang Anda dari Rp 300.000.000,- berlipat menjadi Rp 2.775.000.000,- = 9,25 X lipat dari investasi awal Anda.

    = 154,16 %

    PERHITUNGAN KEUNTUNGAN JATI EMAS PER HEKTAR

    A. Sangat Konservatif

    Dari pertumbuhan batang diketahui pada tahun ke 7 – 8 pertumbuhan kayu Jati Emas menghasilkan 0,88 meter kubik per pohon. Sementara kualitas kayu berada dalam kategori A2.

    Jika pada tahun ke-8 dilakukan penebangan seluruhnya dengan tingkat kematian 10 %, maka untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan:

    50% x 0,88 m3 x 900 batang pohon = 396 m3

    Sementara itu harga kayu jati sekarang (tebang di tempat) berkisar Rp. 3.500.000 per m3 (data PERHUTANI Jatim).

    Dengan demikian jika selama 8 tahun ke depan kenaikan harga kayu jati kenaikannya adalah 10% per tahun maka asumsi harga kayu jati 8 tahun dari sekarang adalah Rp 7.500.000 hasil yang akan diraih pada tahun ke-8 adalah sebesar

    396 m3 x Rp. 7.500.000 = Rp. 2.970.000.000,-

    Setelah 8 tahun uang Anda dari Rp 500.655.000,- berlipat menjadi Rp 2.970.000.000,- = 5,93 X lipat dari investasi awal Anda.

    Modal per hektar yang dibutuhkan = Rp. 500.655.000,-

    Keuntungan per hektar setelah panen = Rp. 2.970.000.000,-

    Lama masa panen yang direncanakan = 8 tahun

    sehingga ROI :

    = 74,125 %

    B. Konservatif

    Pada kenyatannya harga kayu jati selalu naik rata-rata di atas 20% per tahunnya, sehingga jika harga saat ini adalah Rp 3.500.000 per m3 maka asumsi harga kayu jati 8 tahun dari sekarang adalah Rp 15.000.000 per m3.

    Jika pada tahun ke-8 dilakukan penebangan seluruhnya dengan tingkat kematian 10 %, maka untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan:

    396 m3 x Rp. 15.000.000,- = Rp 5.940.000.000,-

    Setelah 8 tahun uang Anda dari Rp 500.655.000,- berlipat menjadi Rp 5.940.000.000,- = 11,86 X lipat dari investasi awal Anda.

    = 148,25 %

    C. Moderat

    Jika pada tahun ke-8 dilakukan penebangan seluruhnya dan tidak ada tanaman yang mati, maka untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan :

    50% x 0,88 m3 x 1000 batang pohon x Rp. 15.000.000
    = 440 m3 x Rp. 15.000.000,- = Rp. 6.600.000.000,-

    Setelah 8 tahun uang Anda dari Rp 500.655.000,- berlipat menjadi Rp 6.600.000.000,- =13,18 X lipat dari investasi awal Anda.

    = 164,78 %

    D. Optimis

    Dengan semakin berkembangnya teknologi pertanian, saat ini telah ditemukan banyak sekali pupuk mikro dan penyubur tanah yang dapat meningkatkan kecepatan pertumbuhan, kenaikan daya tahan tanaman, peningkatan kesuburan tanah dan lain-lain sehingga target kami pada tahun ke-8 diameter rata-rata kayu per pohon adalah 1 m3.

    Sehingga pada tahun ke-8 hasil panen dengan tingkat tanaman mati 0%, untuk investor setelah bagi hasil akan mendapatkan :

    50% x 1 m3 x 1000 batang pohon x Rp. 15.000.000,- = Rp. 7.500.000.000-

    Setelah 8 tahun uang Anda dari Rp 500.655.000,- berlipat menjadi Rp 7.500.000.000,- = 14,98 X lipat dari investasi awal Anda.

    = 187,25 %

    sumber : harfarm.co.id
    ket : DI TUMPANGSARI DENGAN GANJA ATAU OPIUM

  47. rudi
    December 12th, 2011 at 23:42 | #47

    ga usah bingung jual kayu jabon,kalau ada yang punya bisa call saya di no 087778500050,saya akan membelinya asalkan saya minta sample kayu yg benar saya cari (jabon kuning).

  48. gombal
    December 13th, 2011 at 05:36 | #48

    jati emas harganya mah dibawah kayu sengon, ntu saya punya banyak. Lha wong teman saya satu hektar jati emas usia 10 tahun aja per pohon gak ada seper 10 kubik. Sekubiknya cuma 600 ribu. 3,5 juta tebang ditempat plus ditodong senapan ya yang mbeli? Berkhayal banget. Yang mbeli mana mau……goplin

  49. arsi risun
    December 19th, 2011 at 15:39 | #49

    @Syauqi Ahmada
    bagai mana caranya membeli bibit kayu jabon merah kualitas 2 tersebtu, karena saya mau tanam bibitnya belum ada, saya mau nyemai sendiri

  50. bantut
    December 22nd, 2011 at 14:08 | #50

    saya ahli jabon

Comment pages
  1. No trackbacks yet.
Comments are closed.

Investasi kayu jabon

kayu jabon